Masalah kecacingan terutama terjadi pada daerah dengan kondisi higiene dan Sanitasi yang kurang baik serta perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat yang kurang, infeksi cacing perut ini dapat mempengaruhi status Gizi, proses tumbuh kembang dan merusak kemampuan kognitif pada anak yang terinfeksi kasus-kasus malnutrisi, stunting, anemia bisa disebabkan oleh karena kecacingan.
Pemerintah Pusat menetapkan target program Penanggulangan Cacingan berupa reduksi Cacingan pada tahun 2019. Dasar utama untuk Penanggulangan Cacingan adalah memutuskan mata rantai penularan Cacingan. Oleh karena itu, upaya Penanggulangan Cacingan diarahkan pada pemutusan rantai penularan Cacingan, yaitu kelompok usia balita dan anak usia sekolah, dengan 1) pemberian obat massal pencegahan Cacingan kelompok rentan untuk menghentikan penyebaran telur cacing dari Penderita ke lingkungan sekitarnya, 2) peningkatan higiene sanitasi, dan 3) pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat melalui promosi kesehatan.
Pada bulan September-November dilakukan Pemberian Obat Cacing Secara Massal Wilayah UPTD Puskesmas Takalala Tahun 2020 secara bertahap. Kegiatan ini tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai syarat pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu dan di Sekolah bersamaan dengan kegiatan program lain di tempat yang sama. Tercatat sebanyak 884 Anak Usia Pra Sekolah (1-6 Tahun), 1436 Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) dan 473 Masyarakat Umum telah diberikan obat cacing. Sehingga total sebanyak 2.793 orang telah diberikan obat cacing di tahun 2020 ini. Obat cacin yang digunakan adalah Albendazol dengan dosis obat anak usia 1 sampai dengan 2 tahun diberikan ½ tablet (200 mg) dan di atas 2 tahun diberikan 1 tablet (400 mg).
Dokumentasi Kegiatan:
Dengan adanya Program Pemberian Obat Cacing ke Masyarakat ini semoga dapat memperbaiki status gizi masyarakat khususnya untuk anak sekolah dan pra sekolah serta mencegah terjadinya penyakit yang diakibatkan oleh infeksi cacing.


















