Masalah gizi dapat terjadi pada setiap siklus kehidupan, dimulai sejak janin hingga menjadi bayi, anak, dewasa sampai usia lanjut. Saat ini Indonesia menghadapi masalah gizi ganda yaitu gizi kurang dalam bentuk kurang energi protein, kurang vitamin A, anemia dan gangguan akibat kurang iodium dan gizi lebih berkaitan dengan timbulnya penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, jantung, hipertensi, dan lain-lain. Masalah gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi. Keadaan tersebut secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi gizi balita. Oleh sebab itu untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi masyarakat tentang anak balita, pemerintah mengembangkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.
Telah dilaksanakan Pelatihan Tim Pelaksana dalam Penyiapan Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Bahan Lokal bagi Ibu Hamil Kek dan Balita Gizi Kurang pada hari Sabtu (27/05/2023). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Marioriwawo dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang yang terdiri dari Camat Marioriwawo, Ketua PKK Marioriwawo, Kepala Desa/Kelurahan, Ketua PKK Desa/Kelurahan, TPK Desa/Kelurahan, Kader, Ibu Balita, dan Ibu Hamil Kek. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita melalui pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal sesuai standar yang telah ditetapkan. Kegiatan berlangsung mulai pukul pukul 09.00 hingga 13.00 WITA.

Terdapat 4 (empat) materi yang dipaparkan dalam pelatihan ini yaitu:
1. Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Lokal oleh Nuraeni, AMG (Petugas Gizi UPTD Puskesmas Takalala)
2. Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil oleh Hj. Ernah, S.ST (Petugas Kesehatan Ibu UPTD Puskesmas Takalala)
3. Deteksi Dini Perkembangan Balita oleh Tri Astuti, Amd.Keb (Petugas Kesehatan Anak UPTD Puskesmas Takalala)
4. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Kehidupan Sehari-hari oleh Hasriadi, SKM (Petugas Promkes UPTD Puskesmas Takalala)

