TAKALALA, SOPPENG – Pada hari Sabtu (04/07/2020) UPTD Puskesmas Takalala kembali melaksanakan Lokakarya Mini Bulanan di tengah pandemi COVID-19. Kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yaitu menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk ruangan dan menjaga jarak saat kegiatan berlangsung. Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.30 WITA di ruang pertemuan UPTD Puskesmas Takalala dan berakhir pada pukul 15.00 WITA.

Kegiatan dibuka oleh moderator kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan Safety Briefing dan Selayang Pandang UPTD Puskesmas Takalala. Setelah itu dilanjutkan dengan arahan bapak Kepala UPTD Puskesmas Takalala. Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa kita sementara memasuki serangan gelombang kedua. Saat ini di Kabupaten Soppeng terjadi peningkatan drastis kasus COVID-19 sejak diterapkannya New Normal. Selain masyarakat yang harus sadar mengenai New Normal di COVID-19 ini, petugas kesehatan juga harus taat dalam penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD) sesuai standar dan prosedur yang ada. Sudah banyak tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 karena kurang maksimal dalam penggunaan APD. “New Normal bukan berarti kita beraktivitas seperti dulu. Namun kita harus beradaptasi dengan keadaan baru seperti saat ini. Misalnya APD yang telah disiapkan harus digunakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan harap dipelihara dengan baik”, ucap Maesara Kadir dalam arahannya.

Setelah arahan bapak Kepala UPTD Puskesmas Takalala, dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina lokmin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng yaitu drg. Nirwana selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng. Menurut beliau puskesmas saat ini sangat berperan dalam penanganan kasus COVID-19 dimana memiliki fungsi promotif dan preventif. “Di era pandemi ini, yang diutamakan oleh puskesmas adalah promotif dan preventif khususnya mengenai COVID-19. Contohnya adalah kebijakan-kebijakan pemerintah yang diterapkan saat ini. Khusus di Kabupaten Soppeng perbatasan kembali diperketat, ini untuk menyaring kasus yang ada agar lebih mudah dalam memutus rantai COVID-19”, kata drg. Nirwana dalam sambutannya.

Selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan dari setiap pokja yaitu pokja UKM, UKP, admen dan tim mutu. Setiap penanggung jawab pokja melaporkan perkembangan masing-masing pokja. Dengan adanya kegiatan lokakarya mini bulanan selama pandemi ini, koordinasi antar setiap petugas dapat berjalan lancar dalam menjalankan programnya.
