TAKALALA, SOPPENG – Pada hari Senin (06/09/2021) UPTD Puskesmas Takalala kembali melaksanakan Lokakarya Mini Bulanan di tengah pandemi COVID-19. Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan UPTD Puskesmas Takalala dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yaitu menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk ruangan dan menjaga jarak saat kegiatan berlangsung. Kegiatan berlangsung mulai pukul 12.00 WITA dan berakhir pada pukul 16.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng yaitu Oderna, SKM, MPH.
Kegiatan dibuka oleh moderator kemudian dilanjutkan dengan arahan bapak Kepala UPTD Puskesmas Takalala. Dalam arahannya, beliau menyampaikan banyak hal khususnya terkait penanganan COVID-19. “Kondisi saat ini secara Nasional terlihat grafik peningkatan kasus COVID-19 sempat memasuki gelombang kedua dimana mencapai >50.000 kasus per hari dengan kematian >1000 orang per hari. Alhamdulillah saat ini sudah mengalami penurunan berkat 3T (Trace, Testing, & Treatment) yang terus dilakukan. Satu pasien yang terkonfirmasi, kita langsung menelusuri kontak pasien tersebut dan dilakukan pemeriksaan swab PCR.” Jelas Maesara Kadir, SKM dalam arahannya. Selain itu kegiatan vaksinasi terus dilakukan untuk menciptakan kekebalan komunitas. “Saat ini capaian vaksinasi di wilayah UPTD Puskesmas Takalala mencapai sekitar 32% telah divaksin dosis pertama. Dengan kerja sama seluruh lintas sektor yang baik serta didukung oleh stok vaksin yang cukup sesuai sasaran, tentunya program vaksinasi COVID-19 ini akan segera berhasil”, tambah beliau dalam arahannya.
Setelah arahan bapak Kepala UPTD Puskesmas Takalala, dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina lokmin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng. Dalam sambutannya, Oderna, SKM, MPH selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng menjelaskan kondisi pelaksanaan vaksinasi khususnya pada logistik vaksin dari pemerintah. “Kabupaten Soppeng baru saja menerima tambahan stok vaksin dari provinsi. Distribusi vaksin dari pusat tergantung dari kegiatan vaksinasi yang kita lakukan. Jika pemakaian vaksin cepat dan langsung dilapor setiap pelaksanaan, maka distribusi dari pusat pun akan cepat. Karena stok vaksin kabupaten dapat dipantau secara langsung dari pusat. Sehingga diharapkan agar pelaksanaan vaksinasi terus dilakukan baik untuk masyarakat umum maupun anak sekolah.” jelas Oderna, SKM, MPH dalam sambutannya.
Selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan dari setiap pokja yaitu pokja UKM, UKP, admen, dan tim mutu. Setiap pokja melaporkan perkembangan masing-masing pokja mulai dari evaluasi bulan sebelumnya, permasalahan di bulan ini dan rencana tindak lanjut untuk bulan berikutnya. Dengan adanya kegiatan lokakarya mini bulanan, koordinasi antar setiap staf UPTD Puskesmas Takalala dapat terus berjalan dalam menjalankan programnya.
