TAKALALA, SOPPENG – Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut sebagai STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, penanganan masalah sanitasi merupakan kewenangan daerah, tetapi sampai saat ini belum memperlihatkan perkembangan yang memadai. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memperlihatkan dukungannya melalui kebijakan dan penganggaran dana.
Berdasarkan latar belakang di atas, pada hari Jumat (24/05) diselenggarakan kegiatan Orientasi Kader STBM, TOMA dan TOGA di tingkat UPTD Puskesmas Takalala. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan UPTD Puskesmas Takalala dan dihadiri oleh 50 orang kader.
Kegiatan dibuka pada pukul 09.30 WITA, diawali dengan sambutan Kepala UPTD Puskesmas Takalala, bapak Maesara Kadir, SKM dilanjutkan dengan materi Kebijakan dan Strategi STBM. “Penanganan limbah jangan hanya dilakukan di lingkungan rumah sendiri, tetapi juga harus memperhatikan tempat umum”, ucap beliau dalam materinya.
Setelah itu dilanjutkan dengan materi kedua tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang dibawakan oleh ibu Hamrah, SKM. Dalam materi ini ditekankan indikator keberhasilan STBM sehingga harapan yang sangat besar kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memberikan pemahaman dan perubahan perilaku hygiene dan sanitasi pada masyarakat. (AS/NAI)
