Setelah pertemuan tanggal 12 Oktober lalu, maka pada hari Rabu (21/10/2020) dilakukan sosialisasi dan advokasi tettang refraksi dan distribusi kacamata tingkat puskesmas, khusus untuk siswa/siswi yang gagal skrining sekolah lokus HKI wilayah UPTD Puskesmas Takalala yaitu SD 135 Salebbo, SMPN 1 Takalala dan MTSN Soppeng. Total peserta anak sekolah yang gagal skrining tercatat 64 orang namun yang hadir pada hari ini hanya 51 orang (79,6%).
Kegiatan ini melibatkan langsung tim dari HKI (Hellen Keller Internasional) dan Dinas Kesehatan Kab. Soppeng.
Alur kegiatan tetap memperhatikan pedoman protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 yaitu:
1. Anak sekolah serta wali diarahkan cuci tangan
2. Anak sekolah dan wali memakai masker
3. Duduk sesuai tempat yang telah disediakan dengan jarak yang telah diatur
Selama proses pelaksanaan semua berjalan lancar. Adapun proses pelaksanaan kegiatan sebagai berikut:
1. Peserta yang sudah cuci tangan langsung duduk dan mendapat arahan

2. Registrasi

3. Pengisian formulir

4. Menunggu giliran untuk pemeriksaan ulang refraksi

5. Pemeriksaan refraksi

6. Meja logistik dgn 3 kriteria yaitu:
- Peserta yang dengan gangguan penglihatan yang mampu dikoreksi di tempat maka langsung memilih kacamata dan membawa pulang kacamata tersebut
- Peserta yang minus + slinder, memilih model kacamata dan menunggu kurang lebih 1 bulan untuk pembagian kacamata (dipesan khusus).
- Peserta dengan refraksi yang tidak mampu dikoreksi di tempat dan membutuhkan konsultasi dokter ahli mata maka diberikan rujukan untuk pemeriksaan lanjut. Resep dari dokter mata nantinya diserahkan ke HKI untuk dibuatkan kacamata.

7. Siswa memperoleh kacamata langsung digunakan

Dari 53 anak sekolah yang hadir, kurang lebih 10 orang mengalami gangguan fungsi penglihatan (minus + slinder) dan beberapa siswa diberikan rujukan ke dokter ahli mata untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut serta beberapa siswa pun kembali ke rumah dengan memakai kacamata baru.
Semoga dengan adanya kegiatan percontohan dari HKI memberikan motivasi kepada kita semua untuk senantiasa lebih memperhatikan kesehatan mata anak dan rutin memeriksakan kondisi mata anak minimal 6 bulan sekali.
Salam sehat,
Salam mata sehat
