Untuk mencegah terjadinya stunting dan gizi buruk pada anak-anak, UPTD Puskesmas Takalala melakukan Sosialisasi Pengolahan Makanan dalam Rangka Mencegah Stunting dan Gizi Buruk pada hari Sabtu (25/05). Kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang tua yang memiliki anak dengan gizi yang kurang berdasarkan pendataan UPTD Puskesmas Takalala. Turut diundang ibu Anida, S.ST., ADM.Kes dari Dinas Kesehatan Kab. Soppeng untuk membawakan materi.
Acara dimulai pada pukul 09.30 WITA yang diawali dengan sambutan Kepala UPTD Puskesmas Takalala, bapak Maesara Kadir, SKM dirangkaikan dengan materi pertama tentang Kebijakan dan Strategi Penanggulangan Stunting dan Gizi Buruk. Dalam materi ini, dijelaskan upaya-upaya pemerintah dalam mencegah stunting dan gizi buruk. “Hal yang terpenting dalam pencegahan stunting dan gizi buruk adalah kerja sama antara orang tua dan petugas kesehatan”, ucap bapak Maesara Kadir dalam materinya.
Materi kedua oleh ibu Anida, S.ST., ADM.Kes tentang Pemantauan Tumbuh Kembang Balita. Beliau memaparkan ciri-ciri stunting dan gizi buruk, penyebab terjadinya, dampak buruk, dan pemantauan yang harus dilakukan terhadap anak. Kemudian materi ketiga oleh ibu Sapinah, SKM tentang Pengolahan Bahan Makanan dan materi keempat oleh ibu Nuraeni, AMG tentang Resiko Stunting pada Bayi dan Balita.
Dengan adanya kegiatan ini, harapan besar kepada orang tua dapat mencegah stunting dan gizi buruk terhadap anak mereka. (AS)
