UPTD Puskesmas Takalala melaksanakan Tes Kebugaran Jasmani Bagi Staff pada hari Jum’at, 17 Juli 2020. Kegiatan ini dikoordinir oleh Ernawati, Amd.Keb. selaku Penanggungjawab Kegiatan Upaya Kesehatan Olahraga (KESORGA). Tes kebugaran jasmani adalah tes yang digunakan untuk mengukur atau menilai kebugaran seseorang secara keseluruhan, yang terdiri dari kekuatan, kecepatan, kelincahan, kelenturan, dan daya tahan. Tes kebugaran ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jantung dan paru individu berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur. Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap 2 kali dalam se tahun. Adapun tes yang dilakukan di UPTD Puskesmas Takalala adalah tes kecepatan dengan lari keliling puskesmas sejauh 1 kilometer x 2 putaran.

Tes kecepatan dilakukan untuk mengukur kecepatan dalam melakukan suatu gerakan pada waktu yang singkat. Metode yang digunakan adalah metode Rockport yaitu dengan berlari dengan kecepatan yang stabil. Kekuatan otot tungkai akan sangat berpengaruh dalam melatih kecepatan gerak yang dilakukan. Sebelum melakukan tes, seluruh peserta diukur tekanan darah, jumlah denyut nadi per menit, tinggi badan dan berat badannya oleh tim yang bertugas. Setelah itu peserta diarahkan untuk pemanasan dan dilanjutkan dengan tes kecepatan. Tes kecepatan dilakukan sebanyak 5 kloter dimana tiap kloter terdiri dari 15 orang peserta.

Hal yang menarik dalam tes ini, UPTD Puskesmas Takalala menyediakan paket New Normal untuk setiap peserta berupa Handsanitizier. Selain itu, untuk 5 peserta dengan tingkat kebugaran terbaik akan mendapatkan paket khusus yang berisi Masker, Handsanitizier, dan Multivitamin. Dengan adanya paket khusus ini tentunya staff UPTD Puskesmas Takalala akan berjuang dengan penuh semangat dalam melaksanakan kegiatan ini. Harapan Kepala UPTD Puskesmas Takalala, Maesara Kadir, SKM tentunya agar seluruh staff memiliki stamina dan daya tahan tubuh yang kuat dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang sampai saat ini belum berakhir. “Kegiatan rutin kita harus tetap berjalan selama tetap berpedoman dengan Juknis yang diterbitkan Kemenkes-RI dan tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan. Tes kebugaran jasmani untuk staff ini sangat penting untuk dilakukan mengingat bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah lebih mudah untuk terpapar COVID-19”, ucap beliau saat sebelum kegiatan dimulai.

