TAKALALA, SOPPENG – Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. PHBS adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Mencegah lebih baik daripada mengobati, prinsip kesehatan inilah yang menjadi dasar pelaksanaan Program PHBS. PHBS di sekolah merupakan kegiatan memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk mau melakukan pola hidup sehat untuk menciptakan sekolah sehat. Manfaat PHBS di Sekolah mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, meningkatkan proses belajar mengajar dan para siswa, guru hingga masyarakat lingkungan sekolah menjadi sehat.
Selama 2 minggu di akhir bulan November dan di awal bulan Desember 2019 diselenggarakan program PBHS tingkat sekolah yaitu “Kampanye Cuci Tangan dan Sikat Gigi Massal pada Anak Sekolah”. Kegiatan ini dilaksanakan di 20 sekolah dasar dengan jumlah total peserta sebanyak 1448 murid. Adapun sekolah yang dikunjungi oleh tim UKS dan Promkes UPTD Puskesmas Takalala adalah sebagai berikut :
- SDN 138 Congko
- SDN 217 Mattirowalie
- SDN 219 Madekkang
- SDN 136 Labessi
- SDN 222 Tonronge
- SDN 137 Lalebenteng
- SDN 233 Abbinenge
- SDN 135 Salebbo Mario
- SDN 193 Tettikenrarae
- SDN 133 Takalala
- SDN 134 Mallekana
- SDN 264 Matajang
- SDN 164 Pacora
- SDN 154 Sekkang
- SDN 271 Pallae
- SDN 156 Mong
- SDN 265 Uddungeng
- SDN 180 Sikkojang
- SDN 155 Atakka
- MTS Malongka
Kampanye Cuci pada Anak Sekolah
Sikat Gigi Massal pada Anak Sekolah
Video Dokumenter Kegiatan oleh SDN 35 Salebbo Mario
Dengan adanya kegiatan ini memberdayakan siswa,guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar bisa dan mau melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam menciptakan sekolah yang sehat. Contoh lain dalam PHBS di sekolah seperti mengkonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih dan sehat, olahraga yang teratur memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di lingkungan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, dan melakukan kerja bakti bersama warga lingkungan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat.













































